Tebing Banyu Mulok Tulungagung Kediri, Pemandangan Alamnya Sangat Istimewa

Tidak pernah disangka, ternyata Tulungagung yang hanya berjarak sekitar 35 km dari Kediri mempunyai begitu banyak wisata alam yang dapat memanjakan mata. Contohnya saja untuk pantai. Setiap pantai di daerah ini punya keunikannya tersendiri, ada pantai yang mempunyai pasir ada pula yang tidak memiliki pasir dengan bentuk tebing serta laut.

Pemandangan seperti itulah nantinya traveler temui saat berkunjung di Tebing Banyu Mulok. Bagi masyarakat Tulungagung dan Kediri, tentu sudah akrab dengan Tebing Banyu Mulok. Tebing Banyu Mulok adalah bukit dan pantai yang tak memiliki pasir. Tebing Banyu Mulok hanya berupa tebing dengan padang rumput hijau.

Lokasi Tebing Banyu Mulok

Tebing Banyu Mulok ada di sisi kanan Pantai Coro. Tepatnya di Desa Besole, Kecamatan Besuki, Tulungagung. Jarak dari Tebing Banyu Mulok dengan Pantai Coro tidak terlalu jauh. Bila traveler berjalan kaki, traveler hanya memerlukan waktu selama 15 menit saja. Traveler harus memutari pantai terlebih dulu setelah itu menaiki bukit yang cukup tinggi.

Untuk mengunjungi Tebing Banyu Mulok, traveler dapat menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat, karena kondisi jalan yang lumayan bagus hingga ke Pantai Popoh. Namun, setelah melewati pantai ini, kondisi jalan terjal akan traveler lalui. Jarak Tebing Banyu Mulok dengan Pantai Popoh kurang lebih 15 kilometer.

Apabila traveler berasal dari luar daerah Tulungagung atau luar Kedir, lebih baik menyewa mobil, karena belum terdapat alat transportasi umum untuk sampai ke Tebing Banyu Mulok. Traveler hanya bisa menggunakan kendaraan umum sampai Pantai Popoh.

Tebing Banyu Mulok menurut bahasa Indonesia mempunyai arti air yang naik. Pemberian nama ini karena Tebing Banyu Mulok berhadapan secara langsung dengan Samudra Hindia, sehingga ombaknya begitu besar. Saat ombak menghantam tebing, air laut akan naik ke atas.

Pemandangan di Tebing Banyu Mulok

Tebing Banyu Mulok memiliki pemandangan yang istimewa. Di sini traveler dapat melihat luasnya perbukitan dan lautan. Tidak hanya itu saja, apabila traveler sedang beruntung, akan menyaksikan pelangi dan ombak yang naik sampai ke atas bukit.

Hamparan padang rumput hijau akan menambah keindahan lokasi wisata ini. Hasil foto akan lebih keren sebab berlatar belakang laut luas dan hamparan padang rumput. Pujian dipastikan akan berdatang jika gambar foto tersebut dipajang di sosial media.

Waktu yang paling tepat mengunjungi Tebing Banyu Mulok adalah di siang hari sampai sore, karena ombak sedang besar-besarnya. Traveler dapat menyaksikan pemandangan ombak naik ke atas.

Namun jika datang di pagi hari juga tidak salah. Traveler akan melihat keindahan lain berupa sajian sunrise. Selain itu suasanya juga masih sunyi. Sehingga traveler dapat dengan leluasa menikmati keindahan destinasi wisata alam yang satu ini.