Sumber Ubalan Kediri, Telaga Kuno Paling Cantik Tanpa Aroma Mistis

Obyek wisata alam ini sebetulnya berbentuk hutan lindung seluas 10 hektar dengan lokasi di Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Di dalam hutan ini terdapat sumber mata air yang dinamakan Sumber Ubalan. Setelah dikembangkan menjadi kawasan hiburan dan wisata keluarga, sering disebut Ubalan Park atau Taman Ubalan.

Antara mitos dan aroma mistis

Jauh sebelum menjadi obyek wisata alam terkenal, Sumber Ubalan dipenuhi mitos dan aroma mistis. Menurut cerita legenda yang berkembang di masyarakat, pada zaman dahulu di Kediri ada sesosok pemuda bernama Jaka Gendam. Dia suka berjudi dan suatu saat berhasil menjadi pemenang ketika berjudi dengan seorang Adipati.

Dengan kemenangannya tersebut, Jaka Gendam minta pada sang adipati untuk menyerahkan permasurinya sebagai hadiah. Tentu saja permintaan ini ditolak mentah-mentah oleh Adipati. Meski demikian Jaka Gendam tetap nekad menculik permasuri Adipati.

Setelah sekian lama dikejar-kejar Adipati, pada akhirnya Jaka Gendam dan permasuri Adipati memutuskan terjun dalam telaga. Begitu dijadikan tempat bunuh diri oleh pasangan tersebut, air telaga langsung mubal yang artinya keluar teris hingga berlimpah-limpah. Sejak saat itu telaga ini dinamakan Sumber Ubalan atau Telaga Ubalan.

Sehubungan dengan kisah legenda berbau mitos ini, banyak yang menjadikan Sumber Ubalan sebagai tempat mencari keberuntungan atau pesugihan. Bahkan ada yang mempercayai jika Sumber Ubalan merupakan lokasi terbaik untuk melancarkan kegiatan bisnis atau dagang.

Penghilangan aroma mistis

Mengetahui Sumber Ubalan sering dipakai untuk melakukan kegiatan-kegiatan berbau mistis, akhirnya pemerintah setempat melakukan sebuah tindakan besar. Apalagi saat menyadari jika kawasan tersebut sangat layak dan punya potensi tinggi dijadikan obyek wisata keluarga.

Sebelum dipugar total, banyak warga yang tidak punya keberanian mencari atau memancing ikan di Sumber Ubalan. Ketakutan ini bersumber dari mitos yang menyebutkan bahwa siapa saja yang berani membawa pulang ikan-ikan dari telaga tersebut, akan menemui ajal.

Oleh pemerintah Kabupaten Kediri, mitos berbau musyrik ini langsung dihilangkan dengan cara mendirikan kolam pemancingan ikan di area Sumber Ubalan. Meski demikian keaslian telaga airnya tetap dijaga tanpa ada perubahan kecuali dirapikan agar bisa terlihat lebih indah.

Selain itu dibangun berbagai wahana seperti kolam renang, playground khusus anak-anak, camping ground atau bumi perkemahan, panggung hiburan dan lain sebagainya. Maka dalam waktu singkat, obyek wisata alam tersebut langsung menjelma menjadi primadoma warga Kediri dan kota-kota lain di sekitarnya.

Apalagi suasananya sangat sejuk, dipenuhi kerindangan dari aneka pepohonan yang tumbuh subur. Konsep penatannya sangat rapi dan apik selalu menyedapkan pandangan mata. Intinya, obyek wisata alam Sumber Ubalan Kediri merupakan tempat paling cocok untuk liburan dan berekreasi bersama keluarga.