Menikmati Keindahan dan Eksotika Gunung Budheg di Tulungagung Dekat Kediri

Tulungagung adalah sebuah kabupaten yang letaknya sangat dekat dengan Kabupaten Kediri. Di sini, terdapat sebuah obyek wisata alam yang panorama alamya sangat indah serta penuh dengan eksotika tinggi bernama Gunung Budheg atau Gunung Cikrak. Lokasinya terletak di Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur.

Gunung ini sebenarnya lebih tepat dikatakan sebagai bukit, karena memang tidak ada kawah di puncaknya. Apalagi ketinggiannya hanya sekitar 585 mdpl saja, tidak seberapa tinggi jika dibanding dengan gunung-gunung lainnya yang ada di Jawa Timur atau Indonesia.

Tantangan pendakian

Dibalik ketinggiannya yang tidak seberapa bahkan kurang dari 1 km, Gunung Budhek tetap memiliki tantangan lumayan ekstrim saat didaki. Selain itu tentu saja selalu menguras tenaga sehingga dibutuhkan stamina kuat dari setiap petualang dan pendaki.

Untuk akses perjalanannya sendiri, dari Kabupaten Kediri dapat langsung menuju Kabupaten Tulungagung. Dari sini segera saja kendaraan diarahkan ke Kecamatan Boyolangu dan tidak lama kemudian akan sampai di Kecamatan Campurdarat dan Desa Tanggung.

Setelah itu kendaraan dapat diparkir atau dititipkan di rumah penduduk sekitar. Untuk masuk ke kawasan Gunung Budheg, setiap wisatawan akan dikenai biaya tiket sebesar 5 ribu rupiah. Dari pintu masuk, akan terlihat jelas tulisan ‘Gunung Budheg’ berukuran besar dan berwarna merah di tubuh bukit.

Selanjutnya pendakian dapat dimulai dengan melalui sebuah jalan setapak yang hanya ditutup dengan batu-batuan, bukan aspal atau beton. Selain itu di kiri serta kanan jalan dipenuhi oleh tanaman perdu. Tetapi ketika berhembus angin yang agak kencang akan tercium aroma bunga kantil.

Bagi masyarakat Jawa bunga kantil sering dianggap sebagai bunga keramat atau bunga mistik karena sering dijadikan sesaji dalam ritual-ritual mistis. Meski demikian traveler tidak perlu takut atau berpikir yang tidak-tidak, karena di sekitar kawasan ini memang tumbuh tanaman bunga kantil di beberapa titik.

Makin ke atas, medan pendakian semakin menanjak dan curam. Tetapi untungnya di jalur ini sudah tersedia tali webbing yang dapat digunakan sebagai pegangan tangan agar tubuh tidak mudah tergelincir.

Panorama puncak Gunung Budheg

Tiba di bagian teratas atau puncak Gunung Budheg, rasa lelah pada tubuh akan segera hilang, terganti oleh panorama alam yang tingkat keindahan dan eksotisnya terlihat sempurna. Ketika pendakian dilakukan pada malam hari pasti tantangannya akan jadi semakin keras lagi karena pandangan mata yang sangat terbatas.

Tapi setelah sampai di puncak di pagi hari, momen sunrise di obyek wisata alam ini sungguh luar biasa indah. Selain itu tak sedikit traveler yang berkesempatan menyaksikan keberadaan burung hantu yang saling berterbangan untuk kembali ke sarangnya.