Mengungkap Kisah Masa Lalu Kerajaan Kediri di Situs Sumbercangkring Kediri

Kabupaten Kediri yang ada di Provinsi Jawa Timur mempunyai kisah sejarah yang teramat  panjang. Pada puluhan abad lalu, kabupaten ini pernah menjadi pusat kekuasaan atau ibukota kerajaan kuno dengan peradaban budaya yang tergolong sudah mapan dijamannya. Jadi tidak usah heran jika kota ini menyimpan banyak situs dan bangunan sejarah peninggalan kerajaan kuno tersebut.

Situs Sumbercangkring dan lindungan hukum

Di masa sekarang, situs-situs lawas ini sudah mendapat perlindungan dalam bentuk undang-undang tentang cagar budaya. Bahkan jika ada yang berani melanggarnya akan kena denda atau hukuman penjara. Selain itu yang tidak kalah penting, situs-situs tersebut sebagian sudah ada yang dikembangkan menjadi obyek wisata sejarah.

Diantara sekian banyak situs sejarah yang ada di Kabupaten Kendiri, salah satu kawasan yang paling banyak memiliki peninggalan sejarah berlokasi di Desa Sumbercangkring, Kecamatan Gurah. Karena itulah kawasan ini dinamakan Situs Sumbercangkringan. Di tempat ini, sering ditemukan benda-benda kuno yang merupakan peninggalan dari abad XI hingga XII masehi.

Berbagai artefak

Beberapa benda kuno atau artefak yang pernah dan berhasil ditemukan di situs ini antara lain adalah batu umpak, hiasan berbentuk kepala kala, batu ambang untuk pintu, arca dwarapala, fragmen tentang Ganeha dan batu bata yang berinkripsi serta yang lainnya.

Melihat banyaknya artefak yang berhasil ditemukan di Situs Sumbercangkring, seorang ahli sejarah dari Inggris bernama Nogel Bullought jadi ikut tertarik untuk melakukan penelitisan. Dia bergabung bersama tim dari BP3 (Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala) di Trowulan, Mojokerto.

Hasil dari penetilian ini membuat tim tersebut semakin bertambah yakin jika situs ini adalah sebuah tempat yang dulunya merupakan pusat Kerajaan Kediri Kuno yang eksis di abad XI. Teori ini dikuatkan dengan penemuan Candi Prudung yang lokasinya hanya berjarak kurang lebih 13 km dari situs Sumbercangkring.

Dari penemuan candi ini kemudian dapat ditarik kesimpulan lagi jika Situs Sumbercangkring dan situs sejarah lainnya yang letaknya berdekatan yaitu Situs Babadan punya satu hubungan yang sangat erat. Keduanya adalah sebuah lokasi yang pada zaman Kerajaan Kediri dijadikan sebagai tempat berdoa atau pemujaan pada dewa-dewa.

Hingga saat ini, data-data yang berkaitan dengan keberadaan situs sejaran Sumbercangkring memang masih sangat sedikit dan banyak yang belum lengkap. Meski demikian, bagi pecinta kisah-kisah sejarah suatu kerajaan di masa lalu, obyek wisata alam ini tetap punya daya tarik tinggi untuk disinggahi. Jadi jangan sampai terlewatkan saat berlibur di Kabupaten Kediri.