Kuliner Paling Unik Sekaligus Mengesankan, Sate Emprit Kediri

Apakah traveler mengetahui burung emprit? Burung emprit merupakan burung yang sering berterbangan di area persawahan dan sangat senang mencuri padi petani. Karena itu burung emprit memang menjadi musuh petani. Bayangkan, petani sudah susah-susah menanam padi, namun malah sia-sia dimakan burung bertubuh mungil ini.

Tapi saat ini, kondisinya sudah berubah. burung emprit telah berubah menjadi sajian kuliner. Di Kediri, traveler bisa menemukan sate burung emprit yang super lezat.

Sajian nikmat yang hanya ada di Kediri

Tak perlu merasa geli ketika akan menyantap burung emprit ini karena burung emprit sudah disajikan dalam bentuk menu sate bukan dalam wujud burung. Dalam pengolahannya, bagian kepala dan keki burung dibuang. Setelah itu daging dipotong menjadi beberapa bagian dan ditusuk-tusuk.

Paduan bumbu garam, kacang, penyedap rasa serta kecap membuat sate burung emprit bisa menjadi semakin mantap. Karena saat daging berpadu dengan bumbu kacang akan memberi sensasi unik. Cita rasanya hampir mirip dengan daging ayam namun lebih gurih. Tekstur sate burung emprit juga lebih liat, tidak lengket dan aromanya sangat kuat.

Warung sate emprit Kediri

Salah satu warung yang menyajikan sate burung emprit ini berada di depan SDN 1 Gurah. Warung ini merupakan milik Pak Darmanto dan buka setiap hari dari jam 4 sore hingga jam 9 malam.

Pemilik warung menceritakan sebelum menjual sate, pada awalnya dirinya menjual burung emprit hidup. Tapi karena penjualannya seret dan banyak burung mati akhirnya ia melakukan inovasi dengan menjadikannya sebagai sate.

Awalnya, Pak Darmanto hanya mencoba-coba membuka warung sate emprit. Namun di luar dugaan, masyarakat banyak yang menyukai rasa satenya karena penasaran mencoba. Menurut kabar, dalam sehari saja warung ini memerlukan 1.500 ekor burung emprit di hari biasa dan di hari libur memerlukan hingga 3000 ekor burung emprit. Ciri khas sate burung emprit tak amis.

Jika ingin menikmati kelezatan sate burung emprit, traveler tidak perlu mereka cemas harus mengeluarkan biaya mahal. Satu porsi sate burung emprit hanya dibanderol dengan harga Rp 15 ribuan saja. Jika ingin mencoba emprit goreng, traveler harus membayar sebesar Rp 12 ribuan.

Kuliner langka dan unik ini sering dijadikan pilihan santapan traveler-traveler yang berasal dari luar kota. Terbukti dari banyaknya pembeli yang berasal dari Tulungagung, Jombang hingga Malang. Selain itu, dikabarkan jika sate burung emprit memiliki khasiat tinggi untuk menyembuhkan penyakit asma sekaligus menambah stamina tubuh.