Kampung Anggrek, Obyek Wisata Paling Cantik di Lereng Gunung Kelud Kediri

Setelah meletus pada tahun 2014 lalu, Gunung Kelud Kediri justru makin bersinar. Bahkan di lerengnya telah tercipta sebuah destinasi wisata pendidikan baru bernama Kampung Anggrek dengan nuansa yang sangat alami khas pegunungan.

Obyek yang diresmikan pada tahun 2016 ini berlokasi di Dusun Sumberpetung, Desa Sempu, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur. Di destinasi tersebut traveler tidak hanya diajak menikmati kecantikan tanaman bunga anggrek saja, namun juga tanaman buah nanas yang selama ini memang menjadi ikon wisata lereng Gunung Kelud.

Sebagai obyek wisata pendidikan, Kampung Anggrek sangat pantas dikunjungi oleh traveler yang ingin mempelajari pengetahuan alam. Didalamnya terdapat berbagai area yang memiliki nilai edukasi tinggi sekaligus menjadi tempat hiburan yang sangat menyenangkan.

Laboratorium jaringan

Kampung Anggrek Kediri dilengkapi laboratorium jaringan yang difungsikan sebagai tempat untuk mengkloning serta menciptakan varietas bunga anggrek baru. Beberapa genus anggrek yang sedang dikembangkan di laboratorium ini antara lain anggrek bulan atau phalaenopsis, vanda, denbrobium, cattleya dan oncidium.

Di Indonesia, baru Kampung Anggrek saja yang sudah melakukan pengembangbiakan bunga anggrek melalui teknologi kloning. Tujuannya adalah untuk meningkatkan jumlah produksi tanaman anggrek dari 300 ribu menjadi 1 juta bunga per tahun. Menurut perkiraan, hasil riset ini sudah bisa dinikmati kurang lebih 3,5 tahun yang akan datang.

Green house

Green house merupakan wahana paling utama yang bisa dikunjungi traveler saat berekreasi di Kampung Anggrek. Jumlah green house-nya ada lima dan Masing-masing dipenuhi berbagai tanaman anggrek. Penampilannya sangat cantik dan unik apalagi saat sudah mekar.

Mekarnya bunga anggrek yang berwarna-warni dalam jumlah ribuan akan selalu memberikan sambutan hangat bagi setiap wisatawan yang berkunjung di area ini. Suasananya sangat teduh dan sejuk. Di tempat ini pula traveler dapat belajar teknik-teknik budidaya tanaman anggrek seperti cara memilih bibit tanaman, perawatan, pemupukan dan sebagainya.

Taman kelinci

keluar dari green house, kaki dapat dilangkahkan menuju taman kelinci yang semua traveler pasti sudah tahu satwa apa yang akan disaksikan di tempat ini. Ukuran kandangnya lumayan dan didalamnya terdapat beberapa spesies kelinci. Diantaranya kelinci angora, kelinci English spot, himalaya, lion, satin, hotot, havana dan masih banyak lagi.

Hiburan berikutnya yang juga sangat asyik dinikmati adalah patung raksasa yang dibuat dari jagung. Kemudian apabila sudah merasa lelah, tinggal istirahat serta duduk santai di gezebo-gazebo yang tersebar di area taman.

Terakhir, sebelum pulang meninggalkan obyek wisata pendidikan Kampung Anggrek Kediri, traveler bisa belanja bibit tanaman anggrek untuk ditanam di rumah sendiri. Harganya berada pada kisaran 25 hingga 200 ribu rupiah per bibit tergantung spesies atau jenisnya.