Jejak-jejak Sejarah Masa Lalu Berupa Candi yang Tersebar di Kabupaten Kediri

Pada zaman dulu Kediri yang terletak di Provinsi Jawa Timur pernah dijadikan sebagai pusat pemerintahan oleh beberapa kerajaan sekaligus dan hal ini berlangsung selama berabad-abad. Karena itu tidak mengherankan jika kota ini memiliki beberapa koleksi obyek wisata sejarah berupa candi yang tersebar di banyak tempat.

  1. Candi Surowono

Candi Surowono adalah candi peninggalan kerajaan Majapahit dan terletak di Desa Canggu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Candi bercorak Hindu ini ukurannya tergolong kecil tapi memiliki hiasan relief yang sangat cantik. Bangunan suci tersebut didirikan sekitar abad XIV dan difungsikan sebagai tempat pemujaan pada Dewa Wisnu.

  1. Candi Tegowangi

Menurut catatan dalam Kitab Pararaton, Candi Tegowangi dibangun pada awal abad XV oleh pemerintahan Kerajaan Majapahit. Lokasinya ada di Desa Tegowangi Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Pembangunan candi ini bertujuan untuk menyelenggarakan upacara srada bagi raja Bhre Matahun yang meninggal pada tahun 1388 masehi.

  1. Candi Tondowongso

Jika ingin melakukan penjelajahan lebih lanjut, traveler bisa mendatangi obyek wisata sejarah berikutnya yaitu Candi Tondowongso. Lokasinya terletak di Desa Gayam Kecamatan Gurah. Dilihat dari perwujudan arca-arcanya, kemungkinan besar candi ini dibangun pada abad IX ketika pusat pemerintahan kerajaan mulai pindah dari daerah Jawa Tengah ke Jawa Timur.

  1. Candi Gurah

Candi di Kediri berikutnya yang juga sangat layak dikunjungi sebagai obyek wisata sejarah adalah Candi Gurah yang berada di Kecamatan Gurah. Letaknya tidak terlalu jauh dari Candi Tondowongso, hanya berjarak sekitar 2 km saja. Candi ini memiliki ukuran 9 x 9 meter dan merupakan candi peninggalan Kerajaan Kediri.

  1. Candi Dorok

Tidak berbeda jauh dengan candi-candi lainnya yang ada di Jawa Timur, Candi Dorok yang terletak di Desa Manggis Kecamatan Puncu dibuat dari batu bata. Meski sebagian dindingnya tertutup oleh lumut, namun candi peninggalan abad X ini terlihat unik karena berada sekitar 3 meter di bawah permukaan tanah.

  1. Candi Setono Gedong

Candi yang juga sering disebut dengan nama Astana Gedong ini dibangun pada era Kerajaan Singosari ketika dipimpin Mahesa Campaka. Candi yang terletak di Kalurahan Setonogedong Kecamatan Kediri Kota ini memiliki bentuk yang sangat cantik.

Di dindingnya ada relief berbentuk gambar garuda atau garudeya dan bunga teratai. Menurut kepercayaan Hindu, burung garudeya merupakan tunggangan dewa Wisnu. Sedangkan bunga teratai adalah simbol atas kebangkitan dan kesucian seseorang setelah wafat.

Selain yang disebutkan diatas, sebenarnya masih banyak obyek wisata sejarah lain berbentuk candi di kota Kediri. Tapi setidaknya informasi tentang keberadaan candi-candi tersebut bisa dijadikan referensi bagi para traveler yang ingin menjelajahi kota ini.