Berkunjung ke Sendang Kamandanu, Situs Peninggalan Kerajaan Kediri

Kota Kediri kental dengan peninggalan sejarah mengingat dahulu di sini berdiri salah satu kerajaan yang cukup terkenal yaitu Kerajaan Kediri. Salah satu yang tidak boleh dilewatkan oleh wisatawan, khususnya penyuka sejarah, adalah situs Sendang Kamandanu.

Layaknya kerajaan-kerajaan di Nusantara, salah satu bangunan yang kerap ada di kawasan kerajaan adalah lokasi pemandian atau patirtan, yang biasanya digunakan anggota keluarga kerajaan untuk bersantai, bermain air.

Kerajaan Kediri memiliki patirtan ini dengan nama Sendang Kamandanu. Lokasi ini juga memiliki fungsi sebagai keputren. Arti dari keputren adalah lokasi khusus anggota keluarga kerajaan yang berjenis kelamin wanita atau putri sekaligus tempat bermain para putri raja.

Lokasi

Sendang Kamandanu berada di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kediri. Lokasi obyek wisata sejarah ini tidak begitu jauh dari situs peninggalan Kerajaan Kediri lainnya, yaitu Situs Pamuksan Sri Aji Jayabaya, Raja Kerajaan Kediri yang terkenal.

Sendang Kamandanu berada sekitar 200 meter dari situs tempat Raja Jayabaya muksa tersebut. Muksa merupakan konsep di agama Hindu dan Buddha, di mana seseorang melepas ikatan dengan duniawi atau purnabawa kehidupan. Bahasa awamnya adalah meninggal dunia namun tidak meninggalkan jasad.

Berkhasiat

Sendang Kamandanu sendiri konon menjadi lokasi bermain putri Raja Jayabaya.Secara persis tidak diketahui kapan Sendang Kamandanu ini ditemukan. Namun, pengelola mulai melakukan pembangunan kawasan ini sejak tahun 1983 sebagai objek wisata sejarah.

Sendang tersebut mempunyai sumber air yang dipercaya warga mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Selain itu biasanya juga digunakan bagi pengunjung untuk bersuci, sebelum memasuki kawasan situs Pamuksan Sri Aji Jayabaya.

Maksud dari bersuci di sini bisa berupa mandi tapi ada yang sekadar mencuci kaki dan tangan, sesaat sebelum melakukan ziaran ke situs Pamuksan Sri Aji Jayabaya. Tak jarang ada beberapa pengunjung juga membawa pulang air dari Sendang Kamandanu.

Di kawasan Sendang Kamandanu ini juga terdapat sejumlah tanaman yang konon menjadi sumber pengobatan, misalnya pohon akar pule, adhem ati hingga mengkudu. Di luar soal mistis dan kepercayaan warga setempat, khasiat tanaman inilah yang konon menjadi faktor penyembuh warga yang sakit, mengingat tanaman ini langsung bersentuhan dengan air di Sendang Kamandanu.

Selain warga sekitar dan wisatawan, pengunjung yang kerap datang ke kawasan ini adalah orang-orang penting Indonesia. Mereka disebut-sebut ingin ngalap berkah, khususnya untuk karir mereka agar lebih sukses. Di luar persoalan mistis, berwisata ke Sendang Kamandanu akan menambah khazanah pengetahuan sejarah bagi para traveler atas keberadaan kerajaan-kerajaan yang pernah ada di Indonesia.